Sabtu, 03 Juli 2010

huh

apa yang terjadi hari ini sangat menyebalkan sekali.
mana udah laptop nge-hang lagi .
hp rusak.
ngejomblo .
wah kacau banget dah hare ne .
sial sekali

Sabtu, 03 April 2010

GREEN DAY


Lama tak terdengar kabar, kini band cadas nan oke Green Day tengah siap mempersiapkan materi baru untuk albumnya nanti.

Kabar yang beredar saat ini bahwa Green Day sedang sibuk mempersiapkan album dengan dibantu oleh mantan produser Nirvana sekaligus penggebuk drum dari band Garbage, Butch Vig dan pasangannya Shirley Manson.

Dalam wawanacaranya dengan pihak Mtv dalam acara 'MTV's Last Call With Carson Daly' Manson mengatakan kalau Vig memang sedang sibuk mengurusi untuk persiapan materi baru dari Green Day tersebut.

Ketika ditanya tentang materi barunya nanti ia cuma menjelaskan "saya tidak tahu dan mesti berkata jujur atau tidak karena kita semua tipikal orang yang berbeda dan saat ini Butch sedang mengerjakannya dan ia sangat sibuk sekali dengan Green Day, kita lihat saja hasilnya nanti".

Seperti diketahui sebelumnya kalau Green Day ditahun lalu sempat muncul dengan nama Foxboro Hot Tubs dan album mereka terakhir ditahun 2004 yaitu 'American idiot'. (NME/Ezz)

Minggu, 21 Maret 2010


seneng rasanya ketika MU(Manchester united) menang lawan liverpool. pertamanya sih deg-degan saat MU ketinggalan 0-1 oleh liverpool. apalagi yang mencetak gol tu F.torres . tapiketika wayne rooney membalas gol kedudukan menjadi imbang 1-1 . trus gol di menit kesekiannya M.U menambah pundi2 gol yakni menambah skor menjadi2-1 yg dicetak oleh sundulan kepala PARK JI SUNG

Jumat, 19 Maret 2010

billie jo'e armstrong


Billie Joe Armstrong (lahir 17 Februari, 1972) adalah penyanyi dan pemain gitar dari grup musik Green Day.
[sunting]
Biografi

Armstrong adalah anak paling muda dari enam bersaudara, lahir di Oakland, California, dan diasuh di Rodeo, California. Ayahnya, Andy Armstrong, adalah pemain musik jazz dan supir truk, telah meninggal karena kanker ketika Armstrong berumur 10 tahun. Ibunya, Ollie Jackson, adalah pelayan di sebuah restoran bernama Rod's Hickory Pit, tempat dimana Billie dan temannya Mike Dirnt bekerja di masa remaja mereka. Rod's Hickory Pit adalah tempat dimana Armstrong dan band nya Sweet Children tampil pertama kali. Ibunya, Ollie salah menulis nama ketika Billie lahir. Dia memberikan nama Billie yang seharusnya di tulis Billy. Armstrong adalah satu-satunya anggota di band Green Day yang menggunakan nama aslinya. Kedua temannya, Michael Ryan Pritchard (Mike Dirnt) dan Frank Edwin Wright III (Tré Cool), telah mengganti nama mereka.
[sunting]
Kehidupan pribadi

Pada tahun 2007, Armstrong berumur 35 tahun dan telah menjadi anggota band Green Day selama 18 tahun. Armstrong menikah dengan Adrienne Nesser pada tanggal 2 Juli 1994. Pesta pernikahannya hanya berlangsung selama 5 menit. Satu hari setelah mereka menikah, Adrienne hamil dan pada bulan Maret 1995, ia melahirkan anak pertama mereka, Joseph Marciano Armstrong (lahir 15, Maret, 1995). Tiga tahun kemudian, mereka mempunyai anak kedua, Jakob Danger Armstrong (lahir 12, September 1998).

Adrienne lahir pada bulan 6 Oktober, 1969 di Minneapolis, Minnesota. Saudara lelakinya, Steve Nesser, adalah seorang pemain skateboard professional. Adrienne pun mengambil jurusan Sosiologi di Universitas Minnesota. Ketika menonton konser Green Day di Minnesota, Adrienne mendatangi Armstrong dan bertanya padanya dimana dia bisa membeli album mereka. Armstrong terpesona dengan rambut hitam dan panjang milik Adrienne. Sejak hari itu, mereka berdua terus melanjutkan kontak mereka dengan berbicara di telfon. Ciuman pertama mereka menjadi inspirasi Armstrong untuk menulis lagu 2,000 Light Years Away. Lagu 80 juga bercerita tentang Adrienne. Armstrong sudah berkunjung ke Minnesota dua kali untuk mengunjungi Adrienne, tetapi, setelah pacaran satu setengah tahun, mereka tidak bisa bersama lagi karena tempat tinggal mereka terlalu jauh.

Setelah Armstrong dan Adrienne bertunangan, mereka merencanakan pernikahan mereka hanya dalam kurun waktu 2 minggu. Pernikahan mereka dilaksanakan di belakang rumah Armstrong selama 5 menit. Mereka berbulan madu di Hotel Claremont, yang hanya berjarak 10 menit dari rumah mereka.

Sekarang ini, Adrienne sering terlihat di belakang panggung ketika Green Day tampil. Dia juga bekerja bersama Billie Joe untuk sebuah record label bernama Adeline Record dan sebuah clothing line bernama Adeline Street

Kamis, 18 Maret 2010


Simple Plan membutuhkan waktu yang cukup lama untuk menggarap album ketiganya. Hasilnya memang tak membuang waktu sia-sia. Banyak kritikus yang memuji album tersebut. Mereka menilai Simple Plan berhasil memanjakan penggemarnya dengan aliran tekno.

ADA nuansa baru di album anyar milik Simple Plan. Jika selama ini, aliran musik Simple Plan identik dengan gaya pop punk maka di album ketiga ini, Simple Plan mengawinkan aliran musik pop punk dengan genre tekno.

Dengan langkah tersebut mereka pun bisa memperoleh pasar baru, sekaligus mempertahankan penggemar fanatik mereka. Bagi para penggemar Simple Plan, yang setia pada musik pop-punk, lagu-lagu di album ketiga awalnya mungkin terdengar asing. Namun, ketika disimak dan didengar berulang-ulang, maka terbetik kecerdasan dari personel Simple Plan untuk menggabungkan antara aliran tekno dengan pop rock.

Makanya sangat wajar untuk album baru ini, mereka membutuhkan waktu yang lebih lama dibandingkan selang waktu peluncuran album pertama dan kedua. Dengan suguhan musik yang istimewa kali ini, mereka mengusung judul album Self Titled. Ini judul yang memang tak lazim. Biasanya, self titled digunakan oleh grup musik atau penyanyi pada peluncuran album perdana.

Album yang berisikan sebelas lagu ini, mengusung single andalan yang bertempo tidak terlalu cepat dengan judul When I’m Gone. Lagu andalan kali ini tidak terlalu berbeda dengan andalan di album sebelumnya yang mengusung tempo yang lebih ringan. Simple Plan tentu menyesuaikan pemilihan lagu andalan ini dengan selera pasar yang sedang tren sekarang. Tapi bukan berarti ciri khas band yang berasal dari Kanada ini langsung lenyap.

Jika Anda mendengarkan dengan lebih seksama, ciri khas musikalisasi mereka terdengar sangat khas. Gebukan drum Chuck Comeau cukup garang untuk menghidupkan lagu. Ada pula permainan gitar lengkap dengan distorsi bunyi milik Jeff Stinco.

Personel Simple Plan yang ikut menggarap album ketiga ini sama seperti di album-album sebelumnya. Vokalisnya masih tetap Pierre Bouvier. Jeff Stinco masih tetap bermain gitar, Chuck Comeau sebagai penabuh drum, Sebastien Lefebvre di posisi gitar dan backing vocal. Sedangkan David Desrosiers masih membetot senar bas.

Setelah pendengar menikmati lagu andalan bernuansa tempo yang ringan, di nomor kedua mereka langsung menunjukkan ciri khas yang sebenarnya. Take My Hand sebagai lagu kedua, bertempo cepat layaknya band punk. Sehingga seolah Simple Plan mengajak pendengarnya untuk langsung berdiri dan berjingkrak-jingkrak.

Lagu kedua ini sangat cocok sebagai awalan dalam konser live, karena ia bakal bisa menghidupkan suasana. Bayangkan saja, saat Simple Plan masuk panggung dan langsung menghajar penonton dengan Take My Hand, maka di depan panggung sudah pasti penuh dengan penonton yang berloncat-loncatan sembari mengacungkan tangan mereka.

Pierre Bouvier dan Sebastien Lefebvre bersama-sama mengisi vokal untuk lagu ketiga dan keempat, yang masing-masing berjudul The End dan Your Love Is a Lie. Mereka saling bersahut-sahutan membentuk komposisi yang cukup menarik dan bisa menarik perhatian. Sedangkan komposisi lagu Time To Say Goodbye hampir mirip dengan lagu-lagu milik blink 182. Tempo yang cepat berpadu dengan teriakan si vokalis, dengan iringan gebukan drum yang monoton. Saat-saat yang paling menarik terdengar di akhir lagu, di saat vokal Pierre Bouvier hanya berteman dengan denting gitar akustik.

Sedangkan lagu I can Wait Forever, meskipun tidak terlalu nge-beat, namun cukup membuat kaki bergoyang. Dan untuk lagu Holding On, jika kita cermati , lamat-lamat intronya agak mirip dengan lagu milik U2 yang berjudul I Still Haven’t Found What I’m Looking For. Tetapi saat memasuki lirik, kesan tersebut langsung hilang karena mereka kembali mengusung irama punk yang keras.

Teknik permainan gitar Jeff Stinco dan Sebastien Lefebvre yang cukup cantik muncul secara menonjol pada lagu No Love. Kerjasama Stinco dan Lefebvre menghasilkan komposisi suara gitar yang saling mengisi. Secara keseluruhan, Simple Plan masih tetap mengandalkan lirik-lirik lagu yang bertemakan cinta dalam album ketiga. Meskipun ada beberapa lagu yang memperjelas komitmen mereka untuk bertahan dalam aliran pop punk. Seperti untuk lagu Your Love Is a Lie dan No Love. Lirik kedua lagu tersebut menggambarkan tentang seseorang yang putus asa, dan tengah menyesali nasibnya. Ya, ini tema yang paling kerap menjadi favorit band punk modern.

Simple Plan pertama kali berdiri pada 1999 di sebuah sekolah di Montreal, Kanada. Semula, motor grup ini adalah Pierre Bouvier (vokal) dan beranggotakan Jeff Stinco (gitar), David Desrosiers (bas), Sebastien Lefebvre (gitar), and Chuck Comeau (drum). Dan mereka baru merilis album perdana pada 2002, yang berjudul No Pads, No Helmets…Just Balls. Di tahun yang sama meluncur pula album Live in Japan 2002. Dua tahun kemudian, mereka meluncurkan album kedua yang berjudul Still Not Getting Any. Tiga tahun kemudian, Simple Plan meluncurkan album live yang berjudul MTV Hard Rock Live 2005.

Minggu, 14 Maret 2010

catur yudi setiawan

saya berdomisili di daerah pamekasan madura jawa timur. bagi para blogger saya mohon pertemanannya karena saya masih baru dan sangat baru di dunia blogger ini


green day adalah grup band yang berasal dari california yang digawangi oleh BILLY JOE(gitar/vocalis),MIKE DIRNT(bass/penyanyi pendukung) dan TRE COOL(drum/penyanyi pendukung)

saya adalah fans berat dari GREEN DAY . pokoknya green day is the best.
kapan nie GREEN DAY MANGGUNG DI INDONESIA

Sabtu, 13 Maret 2010

tentang saya

saya adalah anak remaja yang berasal dari sebuah kota yang kecil yakni di pamekasan, maduara ,jatim